Rabu, 07 Maret 2012
Pengalaman Bikin Blog dan Paypal
Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarokatuh…
Postinganku kali ini berbeda dari postingan2 sebelumnya.
Karena kali ini aku akan mencurahkan isi hatiku. :D
Ini karena tugas. Kalo ga, yah ga bakal aku ngelakuin ini. Karena aku bukan tipe orang yg suka bercerita di dunia maya. Dan emang di blog ini aku cuma pengen bagi2 sedikit ilmu/pengetahuan yg ku tau. :D Bukan untuk curhat.
Okeylah…. langsung aja ke tugasku.
Minggu lalu, aku dpt tugas dari dosen untuk menceritakan pengalaman bikin blog dan paypal.
Begini ceritanya…. :D
Aku bikin blog ini setahun yg lalu. Waktu aku masih SMK. Aku bikin blog ini jg karena tugas. Dan kebetulan pas kuliah dpt tugas utk bikin blog. Jadi aku ga perlu susah2 lg. Cuma tinggal mengupdate blog ini aja. Blog ini sebenarnya udah lama ga ku buka (kan td aku udah bilang, aku bikin blog ini hanya karena tugas. Jadi begitu blog ini udah diperiksa dan nilaiku keluar, yah…. Ga ku buka2 lg. :D).
Awalnya aku ga ngerti apa2 tentang blog. Tp dgn sedikit materi dan bantuan dari guru dan teman2, aku jd ngerti dan bisa bikin serta mempercantik blogku. Kayak ganti template…. Trus pernak-pernik yg lain jg. Kemaren siy pas buka, udah sedikit lupa2. Tp untungnya aku masih nyimpen materi tentang blog dari guruku. Jd aku bisa belajar dikit2. :D
Cuma 1 yg sampek sekarang aku blm inget. Yaitu cara bikin shoutbox. Soalnya dulu aku dibuatin. Tp ga tau ma spa. Lupa. Hehehe…. Kayaknya siy klo ga temenku yah guruku. J
Ganti template aja kemaren sempet lupa. Hehe… tp Alhamdulillah sekarang udah inget (nanya ke temen :D).
Emm…. Apa lg yah…. :/
Kayaknya klo blog cm gini2 aja. :D
Lanjut ke tugas selanjutnya aja yah….. hehehe
Jadi selain di suruh buat blog, kita jg d suruh buat paypal.
Hedeh….. apalagi tuh paypal. :D
Hmm…. Jujur ga yah…. :/
Jujur aja deh…. Kan boong itu dosa. J
Sebenernya aku sama sekali ga tau apa itu paypal. Denger namanya aja baru ini, apalagi bikinnya. :D
Sempet beberapa kali nyoba bikin sendiri. Tapi hasilnya….. bingung. Jadi yah…. Minta bantuin temen. Untung aja ada yg mau bantu. Temenku niy emang baik deh…. (cici… jgn kegeeran dulu yah…. Hee)
Dan akhirnya…. Setelah melalui proses yg membuatku pusing, paypalku jd. Horee….. :D
Ternyata bikinnya gampang (gayanya eh…. Padahal bingung jg. hehe).
Emm…. Udah ah curhatnya…. Besok2 lg. J
Wassalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarokatuh….
Sabtu, 25 Februari 2012
Tiga Amalan Harian Muslim Sejati
Saudaraku, setiap waktu merupakan ladang pahala bagi setiap muslim… Oleh sebab itu, janganlah kau lewatkan setiap jengkal waktu yang engkau lalui dengan kesia-siaan dan merugikan diri sendiri.
Berikut ini, akan kami sebutkan tiga buah amalan yang agung di sisi Allah, amalan yang dicintai-Nya, amalan yang akan mendekatkan dirimu kepada-Nya, amalan yang akan menentramkan hatimu dimanapun kau berada, amalan yang akan menjadi tabunganmu menyambut hari esok setelah ditiupnya sangkakala dan hancurnya dunia beserta segenap isinya…
Semoga Allah mengumpulkan kita bersama para nabi, shiddiqin, syuhada, dan orang-orang salih di dalam surga-Nya…, Allahumma amin.
[1] Perbanyaklah berdzikir kepada-Nya
Allah ta’ala berfirman (yang artinya), “Ingatlah kalian kepada-Ku niscaya Aku pun akan mengingat kalian.” (QS. al-Baqarah: 152). Allah ta’ala berfirman (yang artinya), “Hai orang-orang yang beriman, ingatlah kepada Allah dengan sebanyak-banyaknya…” (QS. al-Ahzab: 41). Allah ta’ala berfirman (yang artinya), “Hai orang-orang yang beriman, janganlah harta dan anak-anak kalian melalaikan kalian dari mengingat Allah.” (QS. al-Munafiqun: 9). Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Tidaklah suatu kaum berkumpul seraya mengingat Allah, melainkan pasti malaikat akan menaungi mereka, rahmat meliputi mereka, ketentraman turun kepada mereka, dan Allah akan menyebut-nyebut nama mereka di hadapan malaikat yang di sisi-Nya.” (HR. Muslim)
[2] Tetaplah berdoa kepada-Nya
Allah ta’ala berfirman (yang artinya), “Rabb kalian berfirman; Berdoalah kepada-Ku niscaya Aku kabulkan. Sesungguhnya orang-orang yang menyombongkan diri sehingga tidak mau beribadah (berdoa) kepada-Ku pasti akan masuk neraka dalam keadaan hina.” (QS. Ghafir: 60). Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Tiada suatu urusan yang lebih mulia bagi Allah daripada doa.” (HR. al-Hakim). Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Barangsiapa yang tidak berdoa kepada Allah subhanah, maka Allah murka kepada dirinya.” (HR. Tirmidzi dan Ibnu Majah). Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Rabb kita tabaraka wa ta’ala setiap malam yaitu pada sepertiga malam terakhir turun ke langit terendah dan berfirman, ‘Siapakah yang mau berdoa kepada-Ku niscaya Aku kabulkan, siapakah yang mau meminta kepada-Ku niscaya Aku beri, siapa yang mau meminta ampunan kepada-Ku niscaya Aku ampuni.” (HR. Bukhari dan Muslim)
[3] Mohon ampunlah kepada-Nya
Allah ta’ala berfirman (yang artinya), “Tidaklah Allah akan menyiksa mereka sementara kamu berada di tengah-tengah mereka, dan tidaklah Allah akan menyiksa mereka sedangkan mereka selalu beristighfar/meminta ampunan.” (QS. al-Anfal: 33). Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Demi Allah, sesungguhnya aku setiap hari meminta ampunan dan bertaubat kepada Allah lebih dari tujuh puluh kali.” (HR. Bukhari).
Saudaraku,… perjalanan waktu menggiring kita semakin mendekati kematian… Oleh sebab itu marilah kita isi umur kita dengan dzikir, doa, dan taubat kepada-Nya. Mudah-mudahan kita termasuk golongan yang dicintai-Nya, diampuni oleh-Nya, dan mendapatkan rahmat dari-Nya…
Sumber:
Kitab adz-Dzikr wa ad-Du’a karya Syaikh Abdurrazzaq bin Abdul Muhsin al-Badr
Penulis: Abu Mushlih Ari Wahyudi
Berikut ini, akan kami sebutkan tiga buah amalan yang agung di sisi Allah, amalan yang dicintai-Nya, amalan yang akan mendekatkan dirimu kepada-Nya, amalan yang akan menentramkan hatimu dimanapun kau berada, amalan yang akan menjadi tabunganmu menyambut hari esok setelah ditiupnya sangkakala dan hancurnya dunia beserta segenap isinya…
Semoga Allah mengumpulkan kita bersama para nabi, shiddiqin, syuhada, dan orang-orang salih di dalam surga-Nya…, Allahumma amin.
[1] Perbanyaklah berdzikir kepada-Nya
Allah ta’ala berfirman (yang artinya), “Ingatlah kalian kepada-Ku niscaya Aku pun akan mengingat kalian.” (QS. al-Baqarah: 152). Allah ta’ala berfirman (yang artinya), “Hai orang-orang yang beriman, ingatlah kepada Allah dengan sebanyak-banyaknya…” (QS. al-Ahzab: 41). Allah ta’ala berfirman (yang artinya), “Hai orang-orang yang beriman, janganlah harta dan anak-anak kalian melalaikan kalian dari mengingat Allah.” (QS. al-Munafiqun: 9). Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Tidaklah suatu kaum berkumpul seraya mengingat Allah, melainkan pasti malaikat akan menaungi mereka, rahmat meliputi mereka, ketentraman turun kepada mereka, dan Allah akan menyebut-nyebut nama mereka di hadapan malaikat yang di sisi-Nya.” (HR. Muslim)
[2] Tetaplah berdoa kepada-Nya
Allah ta’ala berfirman (yang artinya), “Rabb kalian berfirman; Berdoalah kepada-Ku niscaya Aku kabulkan. Sesungguhnya orang-orang yang menyombongkan diri sehingga tidak mau beribadah (berdoa) kepada-Ku pasti akan masuk neraka dalam keadaan hina.” (QS. Ghafir: 60). Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Tiada suatu urusan yang lebih mulia bagi Allah daripada doa.” (HR. al-Hakim). Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Barangsiapa yang tidak berdoa kepada Allah subhanah, maka Allah murka kepada dirinya.” (HR. Tirmidzi dan Ibnu Majah). Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Rabb kita tabaraka wa ta’ala setiap malam yaitu pada sepertiga malam terakhir turun ke langit terendah dan berfirman, ‘Siapakah yang mau berdoa kepada-Ku niscaya Aku kabulkan, siapakah yang mau meminta kepada-Ku niscaya Aku beri, siapa yang mau meminta ampunan kepada-Ku niscaya Aku ampuni.” (HR. Bukhari dan Muslim)
[3] Mohon ampunlah kepada-Nya
Allah ta’ala berfirman (yang artinya), “Tidaklah Allah akan menyiksa mereka sementara kamu berada di tengah-tengah mereka, dan tidaklah Allah akan menyiksa mereka sedangkan mereka selalu beristighfar/meminta ampunan.” (QS. al-Anfal: 33). Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Demi Allah, sesungguhnya aku setiap hari meminta ampunan dan bertaubat kepada Allah lebih dari tujuh puluh kali.” (HR. Bukhari).
Saudaraku,… perjalanan waktu menggiring kita semakin mendekati kematian… Oleh sebab itu marilah kita isi umur kita dengan dzikir, doa, dan taubat kepada-Nya. Mudah-mudahan kita termasuk golongan yang dicintai-Nya, diampuni oleh-Nya, dan mendapatkan rahmat dari-Nya…
Sumber:
Kitab adz-Dzikr wa ad-Du’a karya Syaikh Abdurrazzaq bin Abdul Muhsin al-Badr
Penulis: Abu Mushlih Ari Wahyudi
Jumat, 11 Februari 2011
Mencintai Dengan Indah
Duhai gadis, maukah ku beritahukan padamu bagaimana mencintai dengan indah?
Inginkah ku bisikkan bagaimana mencintai dengan syahdu..?
Maka dengarlah…!
Gadis, Saat ku jatuh cinta..
Tak akan ku berucap..
Tak akan ku berkata..
Namun ku hanya akan diam..
Saat ku mencintai, takkan pernah ku menyatakan.
Tak akan ku menggoreskan..
Yang ku lakukan hanyalah diam..
Aku tahu, cinta adalah fitrah.. sebuah anugrah tak terperih..
Karena cinta adalah kehidupan.
Karena rasa itu adalah cahaya.
Aku tahu, hidup tanpa cinta, bagaikan hidup dalam gelap gulita..
Namun.. Saat rasa itu menyapa, maka hadapi dgn anggun.
Karena rasa itu ibarat belenggu pelangi, dengan begitu banyak warna.
Cinta terkadang membuatmu bahagia, namun tak jarang membuatmu menderita.
Cinta ada kalanya manis bagaikan gula,
Namun juga mampu memberi pahit yang sangat getir.
Cinta adalah perangkap rasa..
Sekali kau salah berlaku, maka kau akan terkungkung dalam waktu yang lama dalam lingkaran derita.
Kasihku… Agar kau dapat keluar dari belenggu itu.
Dan mampu melaluinya dengan anggun..
Maka mencintailah dalam hening.
Dalam diam..
Tak perlu kau lari, tak perlu kau hindari.
Namun juga, jangan kau sikapi dengan berlebihan.
Jangan kau umbar rasamu.
Jangan kau tumpahkan segala sukamu..
Cobalah merenung sejenak dan fikirkan dengan tenang..
Kita percaya takdir bukan?
Kita tahu dengan sangat jelas...
Dia, Allah telah mengatur segalanya dengan begitu rapinya?
Jadi, apa yang kau risaukan?
Biarkan Allah yg mengaturnya,
Dan yakinlah di tangan-Nya semua akan baik-baik saja..
Cobalah renungkan...
Dia yang kau cinta, belum tentu atau mungkin tak akan pernah menjadi milikmu..
Dia yang kau puja, yang kau ingat saat siang dan yang kau tangisi ketika malam,
Akankah dia yang telah Allah takdirkan denganmu?
Kasihku… , kita tak tahu dan tak akan pernah tahu..
Hingga saatnya tiba..
Maka, ku ingatkan padamu, tidakkah kau malu jika semua rasa telah kau umbar...
Namun ternyata kelak bukan kau yang dia pilih untuk mendampingi hidupnya?
Kasihku… Karena cinta kita begitu agung untuk di umbar..
Begitu mulia untuk di tampakkan..
Begitu sakral untuk di tumpahkan..
Dan sadarilah gadis, fitrah kita wanita adalah pemalu,
Dan kau indah karena sifat malumu..
Lalu, masihkah kau tampak menawan jika rasa malu itu telah di nafikan?
Masihkah kau tampak bestari jika malu itu telah kau singkap..
Duhai gadis, jadikan malu sebagai selendangmu..
Maka tawan hatimu sendiri dalam sangkar keimanan..
Dalam jeruji kesetiaan..
Yah… Kesetiaan padanya yg telah Allah tuliskan namamu dan namanya di Lauhul Mahfuzh..
Jauh sebelum bumi dan langit dicipta..
Maka cintailah dalam hening.
Agar jika memang bukan dia yang ditakdirkan untukmu,
Maka cukuplah Allah dan kau yang tahu segala rasamu..
Agar kesucianmu tetap terjaga..
Agar keanggunanmu tetap terbias..
Maka, ku beritahukan padamu,
Pegang kendali hatimu.. Jangan kau lepaskan.
Acuhkan semua godaan yang menghampirimu..
Cinta bukan untuk kau hancurkan, bukan untuk kau musnahkan..
Namun cinta hanya butuh kau kendalikan, hanya cukup kau arahkan..
Gadis... yang kau butuhkan hanya waktu, sabar dan percaya..
Maka, peganglah kendali hatimu,
Lalu.. Arahkan pada Nya..
Dan cintailah dalam diam..
Dalam hening..
Itu jauh lebih indah..
Jauh lebih suci…
wallohu a'lam
Keutamaan & Keistimewaan Siti Fatimah Az-Zahra Ra.
Sabda Rasulullah saw.
“Sesungguhnya di dunia ini, Allah telah memberi kepada Fatimah seperti apa yang di doakan oleh orang itu; [Ya Allah, tiada kusembah selain Engkau. Berilah Fatimah sesuatu yang tidak pernah dilihat mata dan tidak pernah didengar telingga]. Fatimah mempunyai ayah seperti aku; seorang utusan Allah kepada seluruh umat manusia dan semesta alam. Fatimah telah dikaruniai suami Ali bin Abi Thalib; tidak ada lelaki yang dapat menandinginya dan sepadan menjadi suami selain dia. Dan, Allah telah memberikan pula kepadanya dua orang putra, Hasan dan Husain. Tidak ada anak lain yang menyamai mereka berdua; cucu Nabi dan akan menjadi pemuda ahli surge yang terkemuka…”
“Sesungguhnya, Allah telah memerintahkan Malaikat supaya melindunginya dan selalu menyertainya di waktu hidupku hingga kedatangan ajalnya.”
“Telah datang kepadaku Malaikat Jibril memberitahukan bahwa pada saat meninggalnya Fatimah, ketika dia berada di dalam kubur, dia akan didatangi Malaikat dan akan ditanya: siapa Tuhanmu? Fatimah akan menjawab, ayahku adalah Nabiku.”
“Barang siapa dikemudian hari berziarah ke makamku, maka sama saja berkunjung kepadaku ketika aku masih hidup. Barang siapa berziarah ke makam Fatimah, sama halnya berziarah ke makamku.”
“Sesungguhnya di dunia ini, Allah telah memberi kepada Fatimah seperti apa yang di doakan oleh orang itu; [Ya Allah, tiada kusembah selain Engkau. Berilah Fatimah sesuatu yang tidak pernah dilihat mata dan tidak pernah didengar telingga]. Fatimah mempunyai ayah seperti aku; seorang utusan Allah kepada seluruh umat manusia dan semesta alam. Fatimah telah dikaruniai suami Ali bin Abi Thalib; tidak ada lelaki yang dapat menandinginya dan sepadan menjadi suami selain dia. Dan, Allah telah memberikan pula kepadanya dua orang putra, Hasan dan Husain. Tidak ada anak lain yang menyamai mereka berdua; cucu Nabi dan akan menjadi pemuda ahli surge yang terkemuka…”
“Sesungguhnya, Allah telah memerintahkan Malaikat supaya melindunginya dan selalu menyertainya di waktu hidupku hingga kedatangan ajalnya.”
“Telah datang kepadaku Malaikat Jibril memberitahukan bahwa pada saat meninggalnya Fatimah, ketika dia berada di dalam kubur, dia akan didatangi Malaikat dan akan ditanya: siapa Tuhanmu? Fatimah akan menjawab, ayahku adalah Nabiku.”
“Barang siapa dikemudian hari berziarah ke makamku, maka sama saja berkunjung kepadaku ketika aku masih hidup. Barang siapa berziarah ke makam Fatimah, sama halnya berziarah ke makamku.”
Rabu, 09 Februari 2011
Rinduku
Ada harap yang tertawan
Galau rindu kian menggebu
Pada-MU wahai ILLAHI RABBIku
Langkah demi langkah terayun sudah
Walau hati berkabut resah
Ku bertanya dalam gundah
RABBI… bahagiakah ENGKAU?
Kembali lautan cemas menyelimuti
Dalam esak ku berlari pada-MU
Hamba berbuat tiada lain untuk-MU
Dan tiada kemampuan selain dengan izin-MU
Wahai RABBI yang ku rindu
Di mana dan ke mana ku ingin selalu bersama-MU
Saat kehidupan yang akan berlalu
Daku tidak ingin yang lain
Selain senyuman-MU.
Galau rindu kian menggebu
Pada-MU wahai ILLAHI RABBIku
Langkah demi langkah terayun sudah
Walau hati berkabut resah
Ku bertanya dalam gundah
RABBI… bahagiakah ENGKAU?
Kembali lautan cemas menyelimuti
Dalam esak ku berlari pada-MU
Hamba berbuat tiada lain untuk-MU
Dan tiada kemampuan selain dengan izin-MU
Wahai RABBI yang ku rindu
Di mana dan ke mana ku ingin selalu bersama-MU
Saat kehidupan yang akan berlalu
Daku tidak ingin yang lain
Selain senyuman-MU.
Kamis, 03 Februari 2011
Untukmu wahai wanita
Ada wanita jelita bertabur permata
Pakaian indah laksana bidadari surga
Harum semerbak menawan sukma
Dan ia pelita setiap hamba
Wahai wanita…
Kita hiasi keindahan wajah dengan percikan wudhu
Kita gunakan eye shadow tadabbur
Jangan lupakan lipstick nasihat
Dan sekelilingnya kita tata dengan kosmetik tawadhu’
Jangan lupakan gelang-gelang pemberi menghias tangan nan indah
Kenakan sepatu kaca berjuang ketika akan melangkah
Pakaian kebesaran taqwa siap kenakan
Mahkota permata mulia jangan sampai ketinggalan
Kita berlayar di laut lepas dengan bahtera sakinah
Kita isi sisi ruang kapal dengan design baiti jannati
Arahkan tujuan menuju dermaga redha
Dan kita berlabuh di pantai bahagia
Wahai para wanita…
Semoga engkau kembali pada fitrahmu nan mulia
Pakaian indah laksana bidadari surga
Harum semerbak menawan sukma
Dan ia pelita setiap hamba
Wahai wanita…
Kita hiasi keindahan wajah dengan percikan wudhu
Kita gunakan eye shadow tadabbur
Jangan lupakan lipstick nasihat
Dan sekelilingnya kita tata dengan kosmetik tawadhu’
Jangan lupakan gelang-gelang pemberi menghias tangan nan indah
Kenakan sepatu kaca berjuang ketika akan melangkah
Pakaian kebesaran taqwa siap kenakan
Mahkota permata mulia jangan sampai ketinggalan
Kita berlayar di laut lepas dengan bahtera sakinah
Kita isi sisi ruang kapal dengan design baiti jannati
Arahkan tujuan menuju dermaga redha
Dan kita berlabuh di pantai bahagia
Wahai para wanita…
Semoga engkau kembali pada fitrahmu nan mulia
Rabu, 02 Februari 2011
Wanita Ahli Surga
Wanita ahli surga, tentunya menjadi wanita ahli surga adalah idaman ataupun harapan semua wanita yang solehah, yang bidadari saja merasa cemburu kepada wanita-wanita yang solehah.
Sebenarnya apa sih sederhananya ungkapan yang dapat menggambarkan wanita solehah yang dicemburui bidadari itu?, wah..wah.. pertanyaan buru-buru, tajam serta langsung begini ini biasanya pertanyaan wanita yang cemburu sama wanita solehah, sama cemburunya dengan bidadari, tetapi ini cemburu yang positif, mudah-mudahan saja wanita yang bertanya ini dapat menjadi wanita solehah serta menang bersaing dengan bidadari.
Memang pada umumnya para wanita sangat senang sekali hatinya bila dicemburui wanita lain, sebab merasa mempunyai kelebihan dari wanita yang mencemburuinya, tetapi ini persaingan yang kurang sehat, yang dapat menimbulkan kesombongan, rendah diri, amarah hingga hal-hal tidak baik lainnya, lain halnya jika bersaing dengan bidadari pastinya persaingannya adalah persaingan sehat yang positif, ini ngomong terus… kapan mau nerangin ungkapannya…, sabar-sabar biar subur.. orang sabar disayang Allah, disayang Allah dekat dengan solehah.
Wanita yang solehah adalah wanita yang menyerahkan seluruh jiwa serta raganya hanya kepada Allah saja, yang menjaga kesucian jiwanya hanya karena Allah, yang merasa dirinya senantiasa diawasi oleh Allah, sehingga bidadari yang tinggal di surga pun merasa kalah suci, kalah cantik jiwanya serta kalah dekat dengan Tuhannya, pokoknya kalah telak lak…
Lalu bila menjadi wanita solehah saja sudah sedemikian hebatnya, bagaimana dengan wanita ahli syurga?, bila wanita solehah sedemikian hebatnya, ya tentu saja wanita ahli syurga adalah wanita yang super hebat, jadi seberapa berat untuk meraihnya?… hmm.. pertanyaanya jadi lemes, tidak menggebu-gebu lagi… itu pesimis namanya, seharusnya tetap menggebu dan penuh keyakinan dong.. padahal menjadi wanita ahli syurga akan menjadikan wanita sebagai ratu di syurga, yang selain dicemburui bidadari juga menjadi sanjungan mereka.
Allah memuliakan wanita sebab wanita adalah seorang ibu yang tugasnya adalah menjadikan anak-anak suaminya menjadi anak-anak yang soleh-solehah serta berbakti, sedangkan hukum memberi adalah harus memiliki setidaknya apa yang akan diberikan tersebut, sebab tidak mungkin memberikan sesuatu yang tidak kita punyai, hal ini tentu saja berarti untuk dapat menjadikan anak soleh-solehah serta berbakti maka si ibu haruslah memiliki solehah serta bakti.
Untuk mempunyai calon anak yang baik, tentunya seorang wanita haruslah mempunyai suami serta menikah.
Poin pertama serta yang paling utama agar dapat meraih posisi wanita ahli syurga adalah, ridho kepada suami yang dijodohkan oleh Allah.
Sebenarnya apa sih sederhananya ungkapan yang dapat menggambarkan wanita solehah yang dicemburui bidadari itu?, wah..wah.. pertanyaan buru-buru, tajam serta langsung begini ini biasanya pertanyaan wanita yang cemburu sama wanita solehah, sama cemburunya dengan bidadari, tetapi ini cemburu yang positif, mudah-mudahan saja wanita yang bertanya ini dapat menjadi wanita solehah serta menang bersaing dengan bidadari.
Memang pada umumnya para wanita sangat senang sekali hatinya bila dicemburui wanita lain, sebab merasa mempunyai kelebihan dari wanita yang mencemburuinya, tetapi ini persaingan yang kurang sehat, yang dapat menimbulkan kesombongan, rendah diri, amarah hingga hal-hal tidak baik lainnya, lain halnya jika bersaing dengan bidadari pastinya persaingannya adalah persaingan sehat yang positif, ini ngomong terus… kapan mau nerangin ungkapannya…, sabar-sabar biar subur.. orang sabar disayang Allah, disayang Allah dekat dengan solehah.
Wanita yang solehah adalah wanita yang menyerahkan seluruh jiwa serta raganya hanya kepada Allah saja, yang menjaga kesucian jiwanya hanya karena Allah, yang merasa dirinya senantiasa diawasi oleh Allah, sehingga bidadari yang tinggal di surga pun merasa kalah suci, kalah cantik jiwanya serta kalah dekat dengan Tuhannya, pokoknya kalah telak lak…
Lalu bila menjadi wanita solehah saja sudah sedemikian hebatnya, bagaimana dengan wanita ahli syurga?, bila wanita solehah sedemikian hebatnya, ya tentu saja wanita ahli syurga adalah wanita yang super hebat, jadi seberapa berat untuk meraihnya?… hmm.. pertanyaanya jadi lemes, tidak menggebu-gebu lagi… itu pesimis namanya, seharusnya tetap menggebu dan penuh keyakinan dong.. padahal menjadi wanita ahli syurga akan menjadikan wanita sebagai ratu di syurga, yang selain dicemburui bidadari juga menjadi sanjungan mereka.
Allah memuliakan wanita sebab wanita adalah seorang ibu yang tugasnya adalah menjadikan anak-anak suaminya menjadi anak-anak yang soleh-solehah serta berbakti, sedangkan hukum memberi adalah harus memiliki setidaknya apa yang akan diberikan tersebut, sebab tidak mungkin memberikan sesuatu yang tidak kita punyai, hal ini tentu saja berarti untuk dapat menjadikan anak soleh-solehah serta berbakti maka si ibu haruslah memiliki solehah serta bakti.
Untuk mempunyai calon anak yang baik, tentunya seorang wanita haruslah mempunyai suami serta menikah.
Poin pertama serta yang paling utama agar dapat meraih posisi wanita ahli syurga adalah, ridho kepada suami yang dijodohkan oleh Allah.




















